Select Menu

Isu Semasa

Hiburan

Global

Pelancongan

Performance

Pelbagai

Misteri Sejarah

Informasi

» » [Wow] 7 Kota Paling Maksiat di Dunia!
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post


Manusia memang tidak pernah luput dari dosa. Dosa adalah hasil perbuatan jahat manusia. Mengapa manusia berbuat jahat?Karena manusia ingin mendapatkan sesuatu menurut keinginannya dan sangat ingin untuk memenuhi nafsunya, tanpa menghargai nilai-nilai kebaikan dan kebenaran. Dari kedua pertanyaan ini terlihat jelas siapa manusia yang sebenarnya.

Dirinya berdosa akibat keinginannya tanpa menghargai nilai kebaikan dan kebenaran, atau dengan kata lain, semua yang jadi keinginannya yang jahat karena telah termotivasi oleh dorongan hawa nafsu dari setan. Berikut ini 7 kota di dunia yang masuk dalam black list alias penuh dengan maksiat.

1. Pattaya (Thailand)

 Terkenal dengan julukan “entertainment” in Thai (seks no.1) coba aja jalan2 ke South Pattaya pasti banyak tuh pemandangan menarik, apalagi di pantainya bisa2 nggak kedip.

2. Tijuana (Mexico)

Di sana ada zona “merah” di Tijuana, disebut “La Coahuila”. Mulai dari prostitusi,drugs,strips clubs, semuanya di-LEGAL-kan dah gitu murah lagi.

3. Amsterdam (Belanda)

Live seks bisa dilihat di kota ini, marijuana dan semacamnya semuanya LEGAL.

4. Las Vegas (Nevada)

Judi bisa ditemui dimana-mana. Prostitusi walaupun tidak explisit LEGAL, tapi sudah dianggep LEGAL. Judi dan Seks sudah menjadi INDUSTRI.

5. Rio De Jenairo (Brasil)

Pusatnya legalisasi seks bebas, bahkan ada istilah “sexs party management”. Wuih Ngeri.

6. Moscow (Rusia)

Dari hasil survey salah satu lembaga, Rusia tercatat sebagai pengimpor anak-anak di bawah umur terbanyak di dunia untuk bekerja sebagai PSK. Nyatanya bermacam night club bertebaran di sudut-sudut kota!

7. New Orleans (Lousiana)

About Unknown

PERINGATAN: Blogbahni tidak bertanggungjawab terhadap komen yang diutarakan dalam laman ini. Ia pandangan peribadi pemilik akaun dan tidak semestinya menggambarkan pendirian sidang redaksi kami. Segala risiko akibat komen yang disiarkan menjadi tanggungjawab pemilik akaun sendiri
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

No comments